Rabu, 07 November 2012

Saya dan Media Sosial


Saya adalah satu diantara milyaran juta generasi status quo di dunia yang berada di era E-Lyfestyle (Gaya hidup elektronik). Kehadiran media elektronik dengan menggabungkan beberapa fitur seperti media massa dan sosial semakin mendekatkan saya dengan akses antar-pengguna menjadi demikian mobile. Fleksibilitas media sosial yang saya dapatkan melalui media eleketronik ini sangat mempengaruhi kehidupan sehari-hari.
Di satu sisi, saya sebagai mahasiswi ilmu komunikasi sangat dituntut mampu mengamati dan menganalisa keberfungsian media sosial sebagai new media dalam perkembangan teknologi komunikasi. Kenapa harus media sosial? Karena di masa depan media sosial akan semakin dikembangkan, bahkan mungkin trend  media sosial yang kita saat ini seperti Facebook, twitter, my space, youtube dll tidak lagi menjadi new media di kalangan generasi selanjutnya.
Hal menarik yang ingin saya komentari soal media sosial adalah, kemampuannya yang secara massive dapat mempengaruhi tata-negara dan harmonisasi internal politik suatu negara. Sebagaimana yang diketahui, saluran komunikasi politik yang terdiri dari komunikasi massa, komunikasi interpersonal dan organisasi telah diadaptasi dan disederhanakan keberadaannya semenjak hadirnya media sosial.
Kemampuan media sosial dalam konteks diatas bisa saja mengkhawatirkan kepentingan beberapa kelompok, namun yang perlu digarisbawahi “peran media tidak hanya membawa dampak negatif, tetapi juga dampak positif sebagai fungsi penyebar iinformasi secara besar-besaran.

0 komentar:

Posting Komentar